Jumat, 05 Juli 2019

Analisis Konjoin dengan Software SPSS


Analisiskonjoin adalah teknik multivariat yang khusus digunakan untuk memahami bagaimana responden mengembangkan preferensi terhadap suatu produk atau jasa. Hal ini di dasarkan pada premis bahwa konsumen menilai produk atau jasa dengan cara mengkombinasikan jumlah nilai dari masing-masing atribut yang terpisah.

Teknik analisis konjoin yang digunakan untuk menentukan tingkat kepentingan yang relatif berdasarkan persepsi pelanggan yang dibawa oleh suatu produk tertentu dan nilai kegunaan yang muncul dari atribut-atribut produk terkait. 

Dalam analisis konjoin atribut yang diukur berdasarkan kategori, fungsi kegunaannya mengandung dugaan parthworth atau disebut utility function, yaitu kegunaan atau utility yang dikaitkan oleh pelanggan pada tingkatan atau level. Dengan fungsi parth-worth kita dapat memperoleh tingkatan preferensi konsumen terhadap atribut yang diberikan. 

Nilai Kepentingan Taraf (NKT) digunakan untuk menentukan nilai pentingnya suatu taraf relatif terhadap taraf yang lain pada suatu atribut. NKT didapat dari nilai peubah objek untuk taraf suatu atribut yang dimasukkan ke dalam model konjoin, dimana nilai taraf peubah objek untuk atribut yang lain tetap atau dimasukkan nilai nol. 

Nilai Relatif Penting (NRP) digunakan untuk mengetahui tingkat kepentingan relatif suatu atribut terhadap atribut yang lain.

Ada dua cara dalam merancang kombinasi atribut (stimuli), yaitu pendekatan kombinasi berpasangan (pairwise comparison) atau evaluasi dua faktor dan kombinasi lengkap (full profil) atau evaluasi banyak faktor

Full Profile
Analisis konjoin full profile merupakan rancangan kombinasi yang menggambarkan profil produk secara lengkap. Jumlah stimuli dapat dikurangi dengan menggunakan fractional factorial design. Untuk membentuk stimuli dirancang dengan menggunakan SPSS For Windows 17.0 sehingga diperoleh 16 stimuli dengan menggunakan orthogonal array. Responden mengevaluasi masing-masing stimuli dengan cara rating (memberi nilai peringkat), mulai dari stimuli yang paling diminati hingga stimuli yang paling tidak diminati.

Pairwise omparison
Melalui pendekatan ini, dibandingkan pasangan profil dari dua atribut. Responden diminta untuk mengevaluasi pasangan-pasangan atribut secara bersamaan. Kemudian, responden diminta untuk memberi ranking pada atribut mana saja yang lebih diminati dari setiap pasangan atribut.

Contoh hasil analisis konjoin dengan menggunakan Full Profile dapat dilihat pada uraian berikut ini.




Pada penjelasan sebelumnya sudah kami uraikan analisis konjoin dalam suatu penelitian. Untuk hal-hal yang berkaitan teknis ataupun proses pengerjaan analisis konjoin dapat dikonsultasikan dengan kami pada layanan kontak yang ada pada laman web ini.


https://www.youtube.com/watch?v=c5Od6a7Fw-c&t=18s

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jasa Konsultasi dan Privat Masalah Tugas Akhir

Dalam mengerjakan Tugas Akhir (Skripsi, Tesis, Disertasi atau penelitian lainnya) akan banyak sekali tantangan yang harus di hadapi. Sehingg...