Jumat, 05 April 2019

Analisis SWOT Dalam Riset Pasar

Manajemen pemasaran sering menemukan perlu untuk berinvestasi dalam penelitian untuk mengumpulkan data akurat yang diperlukan untuk melakukan analisis pemasaran. Oleh karena itu, manajemen sering melakukan riset pasar (secara bergantian riset pemasaran) untuk memperoleh informasi ini pemasar menggunakan berbagai teknik untuk melakukan riset pasar, tetapi beberapa yang lebih umum meliputi:

a. Riset pemasaran kualitatif, seperti kelompok fokus
b. Riset pemasaran kuantitatif, seperti survei statistik
c. Eksperimental teknik seperti pasar uji
d. Pengamatan teknik seperti etnografi (on-site) observasi

Manajer pemasaran dapat juga merancang dan mengawasi berbagai lingkungan intelijen kompetitif pemindaian dan proses untuk membantu mengidentifikasi tren dan menginformasikan analisis pemasaran perusahaan.

Analisis SWOT adalah sebuah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats terlibat dalam suatu proyek atau dalam bisnis usaha. Hal ini melibatkan penentuan tujuan usaha bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang baik dan menguntungkan untuk mencapai tujuan itu. Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.

Maholtra dalam American Marketing Association (MMA) mengatakan riset pemasaran adalah identifikasi, pengumpulan, analisis, dan penyebaran (pembagian) informasi yang sistematis dan objektif untuk meningkatkan pengambilan keputusan yang berhubungan dengan identifikasi dan solusi masalah-masalah dan kesempatan-kesempatan dalam pemasaran.

Sudman dan Blair memberikan pengertian sederhana. Menurut mereka riset pemasaran adalah semua aktivitas yang memberikan informasi untuk mengarahkan keputusan-keputusan pemasaran. Seperti dikutip Aaker, Kumar, dan Day, AMA melakukan pembaruan definisi dan kali ini mereka menyatakan riset pemasaran adalah fungsi yang menghubungkan konsumen (consumer), pelanggan (customers), dan publik dengan pemasar melalui informasi, yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah-masalah dan kesempatan-kesempatan pasar, memunculkan, memperbaiki kembali, dan mengevaluasi tindakan-tindakan pemasaran, memonitor performa pemasaran, dan meningkatkan peranan pemsaran sebagai proses.

Selanjutnya mereka mengatakan riset pemasaran menspesifikasikan informasi yang dibutuhkan tentang isu-isu di atas, mendesain metode untuk mengumpulkan informasi, mengelola dan menerapkan proses pengumpulan data, menganalisis dan mengkomunikasikan temuan-temuan dan implikasi-implikasinya.

Dari definisi-definisi di atas dapat diambil benang merah sebagai berikut :
  1. Riset pemasaran dilakukan berdasarkan kebutuhan.
  2. Dalam riset pemasaran terdapat proses mengidentifikasikan, mengumpulkan, menganalisis, dan menyebarkan informasi secara sistematis dan objektif, tentang masalah-masalah dan kesempatan-kesempatan pasar.
  3. Informasi yang dihasilkan dipakai dalam pengambilan berbagai keputusan untuk mengevaluasi, memonitor, dan mengoptimalkan performa pemasaran.
Berdasarkan pendapat di atas dapat kita simpulkan bahwa riset pemasaran adalah proses identifikasi, pengumpulan, analisis, dan penyebaran informasi tentang masalah-masalah dan kesempatam-kesempatan pasar secara sistematis, dimana hasil yang diperoleh dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk membuat keputusan-keputusan untuk mengevaluasi, memonitor, dan mengoptimalkan performa pemasaran.

Sebuah analisis SWOT harus terlebih dahulu memulai dengan mendefinisikan negara yang diinginkan atau tujuan akhir. Sebuah analisis SWOT dapat dimasukkan ke dalam model perencanaan strategis. Contoh dari teknik perencanaan strategis yang menggabungkan objektif digerakkan analisis SWOT  Analisis Kreatif Startegis (SCAN). Perencanaan strategis, termasuk analisis SWOT dan SCAN, telah menjadi subyek banyak penelitian.
Strengths: atribut dari orang atau perusahaan yang sangat membantu untuk mencapai tujuan.
Weaknesses: atribut dari orang atau perusahaan yang berbahaya untuk mencapai tujuan.
Opportunities: kondisi eksternal yang membantu untuk mencapai tujuan.
Threats: kondisi eksternal yang dapat merusak tujuan.

Identifikasi SWOT sangat penting karena langkah-langkah berikutnya dalam proses perencanaan untuk pencapaian tujuan yang dipilih mungkin diturunkan dari SWOT.

Pertama, para pembuat keputusan harus menentukan apakah tujuan dapat dicapai, mengingat SWOT. Jika tujuannya tidak dapat dicapai tujuan yang berbeda harus dipilih dan proses berulang. Para analisis SWOT sering digunakan dalam dunia akademis untuk menyoroti dan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Hal ini terutama bermanfaat dalam mengidentifikasi daerah-daerah untuk pembangunan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jasa Konsultasi dan Privat Masalah Tugas Akhir

Dalam mengerjakan Tugas Akhir (Skripsi, Tesis, Disertasi atau penelitian lainnya) akan banyak sekali tantangan yang harus di hadapi. Sehingg...